home
Home

Friends Do It For UNKL: Irama Nusantara

Friday, 29 November 2013

Melestarikan dan mengarsipkan musik Indonesia ala Irama Nusantara

Lemahnya budaya pengarsipan di Indonesia dan semangat cinta musik Indonesia membuat sekelompok anak muda usia 30-an berkolaborasi melestarikan dan mengarsipkan data musik populer Indonesia era 1950an hingga 1980an. Mengusung nama Irama Nusantara, mereka mengarsipkan seluruh data di balik karya musik Indonesia dan sekaligus mengkonversinya ke format digital agar berguna bagi generasi mendatang.

Era 1950an dipilih lantaran masa awal industri musik populer Indonesia. Sebut misalnya label recording Irama Records, Lokananta, Mesra Records, dan Remaco. Musik lawas itu bisa didengarkan secara gratis dan tak bisa diunduh (download) di situs http://iramanusantara.org. “Tapi soal konversi, sementara ini kami fokus ke musik era 50an-70an karena kondisinya yang rentan dan sulit dicari,” kata David Tarigan, Head of Research & Archive Irama Nusantara, dalam jumpa pers di Flagship Store UNKL347JKT, Jalan Tebet Utara Dalam No. 23 Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2013).

Irama Nusantara merupakan proyek non profit. Seluruh pekerjaan dan finansial ditangani sendiri oleh tujuh orang yang menjadi pengurus. Sebagai bagian dari swadaya tersebut, Irama Nusantara pun berkolaborasi membuat merchandise dengan UNKL347 asal Bandung. Wadah kolaborasi ini berada di bawah program “Friends Do It For UNKL” milik UNKL347 yang sebelumnya pernah dilakukan bersama Kineforum, Rock N Roll Mafia, Homogenic, dan The Kyoto Project.

“Program ini merupakan media kerjasama dengan musisi, seniman, desainer, dan sebagainya. UNKL347 memproduksi artwork buatan rekanan kolaborasi tersebut dan dijual dalam jumlah sangat terbatas atau limited edition,” sahut Eddi Brokoli, Promotion Head UNKL347, dalam kesempatan yang sama.

Merchandise hasil kolaborasi ini berupa paket T-shirt, tote bag, note book, sticker, yang menggunakan tema dan inspirasi dari berbagai musik populer era 60an dan 70an yang sudah diolah dengan gaya kontemporer. Paket ini, yang ditunjukkan dalam jumpa pers, dijual dengan harga Rp225.000.

“Kami berharap ke depan akan muncul lebih banyak wujud lain kerjasama sebagai bentuk nyata apresiasi terhadap musik populer Indonesia yang sejalan dengan visi dan misi Yayasan Irama Nusantara,” pungkas Christoforus Priyonugroho, Head of Program Irama Nusantara.

———

Informasi lebih lanjut, serta dukungan dan donasi bisa menghubungi:

www.iramanusantara.org

info@iramanusantara.org

021-94696995

Copyright © UNKL347

1996 - 2017